SELAMAT DATANG DI BLOG aNe,,
MY IT'S GOLD SON...
Minggu, 13 Februari 2011
Sabtu, 12 Februari 2011
Sabtu, 05 Februari 2011
Kamis, 03 Februari 2011
Tata Surya Baru Ditemukan
Liputan6.com, London: Para astronom menemukan sebuah sistem tata surya baru yang cukup besar, terdiri dari tujuh buah planet yang mengorbit pada "matahari". Sistem tata surya yang baru ditemukan ini berjarak sekitar 127 tahun cahaya dari bumi.
Bintang yang menjadi induk sistem tata surya itu dikenal dengan sebutan HD 10180. Sistem planetarium ini diyakni sebagai sistem yang paling besar, yang pernah ditemukan di bawah matahari.
"..kita telah menemukan sebuah sistem tata surya yang mirip dengan sistem tata surya kita, tapi ada sejumlah planet yang belum ketahui secara pasti," kata Dr Christophe Lovis yang memimpin tim ahli dari the European southern Observatory (ESO).
Para astronom telah mengkonfirmasi keberadaan lima buah planet, dan menemukan cukup bukti tentang keberadaan dua planet lainnya. Salah satunya mirip dengan Saturnus yang beratnya paling tidak 65 kali berat bumi, dan mengorbit selama 2.200 hari. Satu planet lainnya berukuran lebih kecil sekitar 1,4 kali berat bumi.
"Planet-planet itu sangat dekat dengan bintang induknya, hanya sekitar 2 persen dari jarak bumi ke matahari. Satu tahun di planet itu sama dengan sekitar 1,18 hari di bumi." Kata Dr Lovis.
Permukaan planet itu terdiri dari gunung-gunung berbatu seperti halnya di bumi tapi suhunya mungkin terlalu panas untuk makhluk hidup. Susunan dan jarak planet-planet tersebut terhadap bintang induknya mirip dengan sisitem tata surya kita sekarang.
Para ahli astronomi mempelajari sistem tata surya ini selama enam tahun lamanya. Mereka menggunakan peralatan khusus pencari planet yang disebut HARPS spectrograph, yang dilengkapi teleskop ESO 3,6 meter, berlokasi di La Silla, Cili.
Alat tersebut mampu mendeteksi gerakan-gerakan kecil pada bintang yang disebabkan oleh tarikan grafitasi planet-planetnya.
Sejauh ini para astronom telah menemukan 15 sistem tata surya yang masing-masing terdiri atas sedikitnya tiga planet. Temuan terakhir adalah 55 Cancri yang memiliki lima buah planet.(Telegraph/MLA)
Bintang yang menjadi induk sistem tata surya itu dikenal dengan sebutan HD 10180. Sistem planetarium ini diyakni sebagai sistem yang paling besar, yang pernah ditemukan di bawah matahari.
"..kita telah menemukan sebuah sistem tata surya yang mirip dengan sistem tata surya kita, tapi ada sejumlah planet yang belum ketahui secara pasti," kata Dr Christophe Lovis yang memimpin tim ahli dari the European southern Observatory (ESO).
Para astronom telah mengkonfirmasi keberadaan lima buah planet, dan menemukan cukup bukti tentang keberadaan dua planet lainnya. Salah satunya mirip dengan Saturnus yang beratnya paling tidak 65 kali berat bumi, dan mengorbit selama 2.200 hari. Satu planet lainnya berukuran lebih kecil sekitar 1,4 kali berat bumi.
"Planet-planet itu sangat dekat dengan bintang induknya, hanya sekitar 2 persen dari jarak bumi ke matahari. Satu tahun di planet itu sama dengan sekitar 1,18 hari di bumi." Kata Dr Lovis.
Permukaan planet itu terdiri dari gunung-gunung berbatu seperti halnya di bumi tapi suhunya mungkin terlalu panas untuk makhluk hidup. Susunan dan jarak planet-planet tersebut terhadap bintang induknya mirip dengan sisitem tata surya kita sekarang.
Para ahli astronomi mempelajari sistem tata surya ini selama enam tahun lamanya. Mereka menggunakan peralatan khusus pencari planet yang disebut HARPS spectrograph, yang dilengkapi teleskop ESO 3,6 meter, berlokasi di La Silla, Cili.
Alat tersebut mampu mendeteksi gerakan-gerakan kecil pada bintang yang disebabkan oleh tarikan grafitasi planet-planetnya.
Sejauh ini para astronom telah menemukan 15 sistem tata surya yang masing-masing terdiri atas sedikitnya tiga planet. Temuan terakhir adalah 55 Cancri yang memiliki lima buah planet.(Telegraph/MLA)
Minggu, 30 Januari 2011
galaksi
| Galaksi adalah tata bintang. Galaksi kita dikenal dengan Bima Sakti. Dalam galaksi kita kira-kira terdapat 200 milyar bintang. Bima Sakti berbentuk spiral (gulungan), tetapi karena Bumi terletak di dalam galaksi, kita melihatnya sebagai pita kabur berisikan bintang-bintang. Bima Sakti kira-kira terbentang selebar 100000 tahun cahaya, dan bagian tengahnya kira-kira setebal 15000 tahun cahaya. Tata surya kita terletak sekitar 30000 tahun cahaya dari pusat galaksi. | ![]() Bima Sakti |
![]() Bima Sakti dilihat dari samping | Para ahli astronomi mengetahui bahwa selain Bima Sakti terdapat banyak galaksi lain. Beberapa diantaranya dikenal sebagai galaksi kecil. Sekelompok galaksi bersama-sama membentuk galaksi besar. |
| Bintang terdekat jauhnya 4,3 tahun cahaya. Pada waktu malam terang dapat dilihat galaksi Andromeda yang jauhnya sekitar 1900000 tahun cahaya. |
bulan
![]() Fase Bulan | Bulan adalah tetangga terdekat Bumi dalam antariksa. Bulan juga benda paling cemerlang dalam langit malam, bukankarena terdiri dari gas menyala seperti matahari, melainkan karena memantulkan cahaya matahari. Pada beberapa malam bulan berupa bola sempurna ynag bercahaya, sedangkan pada malam lainhanya berupa sepotong perak. Namun demikian bentuk dan ukuran bulan tak berubah. Yang berubah hanyalah penampakkannya, sepadan dengan bertambah dan berkurangnya permukaan bulan yang disinari matahari. Perbahan panampakkan bulan disebut fasa. |
| Tatkala bulan berada diantara Bumi dan Matahari, sisinya yang gelap menghadap ke Bumi, sehingga bulan tidak tampak. Fase gelap Bulan ini dinamakan Bulan Muda. | |
![]() Bulan sabit | ![]() Bulan sesudah lima hari | ![]() Bulan sesudah sepekan | ![]() Bulan sesudah 10 hari | ![]() Bulan sesudah 13 hari | ![]() Bulan purnama |
Bulan memerlukan 29½ hari untuk menamatkan satu peredaran mengelilingi Bumi. Bulan berjalan bersama bumi selama bumi mengedari matahari. Namun sewaktu terbit dan tenggelam gerakannya seolah-olah dari timur ke barat, karena putaran bumi lebih cepat daripada peredaran bulan mengelilingi bumi.
bintang
| Sebagian terbesar bintang-bintang adalah matahari. Kesemuanya itu bersinar dengan cahaya sendiri. Beberapa bintang malah lebih besar dan lebih cemerlang daripada matahari kita. Tetapi karena jaraknya demikian jauh bintang-bintang itu hanya nampak sebagai bintik di langit. Didalam Bima Sakti massa terbesar terdiri dari gas atau sebagian gas tampak di sekitar bintang-bintang. Ini dinamakan kabut. Ada kabut lain yang terdapat di luar galaksi kita, misalnya kabut andromeda. Ada berbagai ukuran bintang pada jarak yang berbeda-beda. Betelgeuse, di rasi Orion, garis tengahnya 550 kali garis tengah matahari. Karena berupa bintang merah yang sangat besar, Betelgeuse dikelompokkan sebagai Raksasa Merah. Antares di rasi scorpio, besarnya kira-kira 230 kali besar matahari. Suhu bintang-bintang ini lebih rendah dari pada suhu matahari; Betelgeus suhunya 40000 C dan Antares 35000 C. Suhu permukaan matahari sekitar 60000 C. Suhu pusatnya 150000000 C. |
![]() Bintang yang lebih kecil dari matahari | Bintang-bintang lain, seperti Sirius B di dalam rasi Canis Mayor, garis tengahnya kurang dari seperenam puluh garis tengah matahari. Dengan demikian Sirius B bahkan lebih kecil daripada Yupiter, dan kira-kira separuh ukuran Neptunus. Tetapi Sirius B berpijar cemerlang dengan cahaya putih kebiru-biruab, dan suhunya sangat tinggi, yakni 150000 C. |
| Jadi ukuran dan suhu bintang beraneka ragam. Bintang kerdil ialah bintang yang tak mengerut lagi, tetapi lambat laun kehilangan bahangnya. Matahari ialah sebuah bintang kerdil kuning. Raksasa merah dan kerdil putih adalah bintang yang jauh lebih tua daripada matahari. | ![]() Bintang yang lebih besar dari matahari |
matahari
| Matahari adalah pusat tata surya kita. Tata surya terdiri dari Matahari, sembilan planet (salah satu diantaranya adalah Bumi), dan semua benda lain yang berjalan mengedari matahari. Matahari adalah suatu bola gas panas. Piringan matahari yang menyilaukan, tempat asala cahaya dan bahang memancar, disebut Fotosfer. Disekeliling Fotosfer adalah lapisan gas merah cemerlang yang disebut Kromosfer. Untain hidrogen merah menyala terlempar sejauh ratusan ribu kilometer ke antariksa dari Kromosfer. Untaian ini disebuah Prominensa. Sekeliling kromosfer terdapat lapisan gas lain yang disebut Korona. Permukaan matahari ditandai bercak-bercak suram yang disebut bintik matahari. Ini dapat dilihat dengan teleskop khusus. | ![]() |
| Matahari bergaris tengah 1392000 km, atau sekitar 109 kali garis tengah Bumi. Massa atau berat totalnya 331950 kali Bumi. Suhu permukaannya 60000 K; dan suhu dipusat 150000000 K. | |
| Bintik matahari adalah bercak suram yang tampak di fotosfer matahari. Itu disebabkan oleh turunnya suhu dipermukaan matahari. Suhu di tengah bintik matahari kurang lebih 40000 K. Kecermelangannya kira-kira seperlima fotosfer normal. Beberapa bintik matahari besar sekali, sekian kali garis tengah Bumi. Bentuknya bermacam- macam. Bila dilihat dengan telescop khusus, tiap-tiap bintik matahari terdiri dari petak suram ditengah serta dikelilingi daerah yang klebih terang. Bintik matahari sebenarnya adalah badai massa gas elektrik yang berpusat-pusat. Dalam gerakannya melintasi permukaan matahari, bintik tersebut menciptakan kegaduhan magnetik yang besar dan mempengaruhi peralatan elktrik dan magnetik di Bumi. | |
![]() Korona sewaktu adanya bintik Matahari | ![]() Korona sewaktu ada sedikit bintik Matahari |
| Kromosfer ialah lapisan gas merah kira-kira setebal 10000 km, bagaikan atmosfer Bumi.Prominensa terdiri dari awan hidrogen yang terlempar melampaui kromosfer ke korona. Korona ialah awan gas sangat tipis, warnanya hijau mutiara, kekuning-kuningan, dan hanya terlihat pada waktu terjadi gerhana matahari total. | |
![]() Prominensa | Bintik matahari besar dan jumlahnya berubah-ubah dalam daur sepanjang sebelas tahun dan berpengaruh terhadap kegiatan matahari. Pusat suram bintik matahari disebut Umbra. Umbra ini dikelilingi cincin lebih terang yang disebut Penumbra. Korona, Prominensa, dan Kromosfer hanya nampak selama gerhana matahari. Diwaktu lain semuanya itu tertutup oleh kecermelangan fotosfer. Ketiganya dapat diamati oleh alat Koronagraf, yakni telescop khusus yang menghilangkan sinar menyilaukan dari fotosfer. |
tata surya
![]() Jarak antara planet |
| Sebuah tata surya terdiri dari satu Matahari dan semua benda angkasa yang beredar mengelilinginya. Matahari adalah bintang yang menghasilkan cahayanya sendiri. Benda yang mengedari bintang dinamakan planet. Sebagian besar planet memiliki satelit (bulan) yang berjalan mengelilinginya. Dalam tata surya kita semuanya terdapat sembilan planet yang mengedari matahari. Sebuah planet dapat dibagi menjadi dua kelompok: planet besar serta planet kecil. Merkurius, Venus, Bumi dan mars membentuk kelompok empat planet yang kecildan sejenis bumi. Keempat planet ini terdiri dari materi yang kerapatan rata-ratanya empat atau lima kali kerapatan air. |
![]() Planet dan satelitnya | Yupiter, Saturnus dan Neptunus jauh lebih besar daripada planet-planet sejenis Bumi. Jari-jari Yupiter lebih dari sebelas kali jari-jari Bumi, dan volumenya kira-kira 1320 kali lebih besar. Saturnus mempunyai jari-jari 60400 km; ini hampir 10 kali jari-jari Bumi.Yupiter serta Saturnus mempunyai banyak satelit. Uranus mempunyai jari-jari yang panjangnya 23700 km, sedangkan Neptunus mempunyai jati-jari 22300 km. Pluto mempunyai jari-jari 3200 km; ini berarti bahwa Pluto lebih kecil dari Mars. |
Langganan:
Postingan (Atom)
















